Puluhan Emak-Emak Geruduk Polsek Tanjung Morawa, Minta Dugaan Pembiaran Penyerangan FKPPI Diusut Tuntas

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:06 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNG MORAWA –

Puluhan emak-emak menggelar aksi damai di depan Polsek Tanjung Morawa sebagai bentuk protes atas penanganan kasus penyerangan Kantor Sub Rayon dan Markas Rayon 0202.02 KB FKPPI Tanjung Morawa.

Massa meminta kepolisian mengusut secara menyeluruh dugaan adanya pembiaran yang dinilai membuka ruang terjadinya penyerangan hingga berlanjut pada insiden penembakan rumah warga.

Dalam orasinya, massa menyampaikan kronologi yang mereka yakini terjadi sebelum penyerangan. Mereka menyebut sekelompok orang yang diduga membawa senjata tajam, senjata api, dan bom molotov telah berkumpul di kawasan Kota Tanjung Morawa sejak sekitar pukul 22.24 WIB, sebelum bergerak menuju lokasi sekitar pukul 01.09 WIB.

Massa juga mengklaim bahwa sebelum serangan terjadi, kader FKPPI yang berjaga di markas diminta membubarkan diri oleh seorang petugas kepolisian.

Menurut mereka, petugas menyampaikan situasi telah aman sehingga para kader meninggalkan lokasi sekitar pukul 01.00 WIB.

Namun, sekitar pukul 01.45 WIB, markas FKPPI disebut diserang oleh sekelompok orang yang diduga melakukan perusakan, pembakaran, dan penembakan.

Massa aksi mempertanyakan tidak adanya patroli keamanan di lokasi saat kejadian, meski sebelumnya patroli disebut berlangsung cukup intensif.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan para pendemo, mobil patroli kepolisian baru tiba sekitar pukul 02.16 WIB setelah aksi penyerangan berlangsung.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan di kalangan warga dan keluarga FKPPI adanya unsur kelalaian atau pembiaran yang mereka minta diusut secara objektif.

Hingga berita ini ditulis, dugaan tersebut masih merupakan klaim yang disampaikan massa aksi dan belum terbukti.

Para pendemo mendesak kepolisian melakukan penyelidikan secara profesional, transparan, dan tidak memihak, serta memproses seluruh pihak yang terbukti terlibat, termasuk apabila dalam penyelidikan ditemukan adanya kelalaian atau pelanggaran prosedur oleh oknum aparat, sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(red)

Berita Terkait

Ratusan Warga Antre Makan Gratis, Dapur Umum GRIB Jaya Medan Jadi Oase Kepedulian
Soto, Mie Tiaw, dan Opak Pedas Hangatkan Hati Warga Di Dapur DPC GRIB Jaya Medan
Warga Binaan Muamar Kadafi Diduga Kendalikan Praktek Penipuan Love Scamming dari Balik Jeruji Besi, Tiap Hari Raup Puluhan Juta Rupiah
Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Riau, Ingatkan Ancaman El Niño dan Prioritaskan Pencegahan
Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi, Total 110 Unit Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau
Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun
Mengaku Ditembaki Saat Menuju Markas FKPPI, Muhammad Zakri Resmi Lapor ke Polsek Tanjung Morawa
Gerombolan Preman Bersenjata dan Bom Molotov Diduga Pimpinan DP Cs Secara Brutal Tembaki Anggota FKPPI, Rusak Rumah Warga dan Dua Kantor FKPPI

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:27 WIB

Ratusan Warga Antre Makan Gratis, Dapur Umum GRIB Jaya Medan Jadi Oase Kepedulian

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:23 WIB

Soto, Mie Tiaw, dan Opak Pedas Hangatkan Hati Warga Di Dapur DPC GRIB Jaya Medan

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:06 WIB

Puluhan Emak-Emak Geruduk Polsek Tanjung Morawa, Minta Dugaan Pembiaran Penyerangan FKPPI Diusut Tuntas

Kamis, 9 Juli 2026 - 04:26 WIB

Warga Binaan Muamar Kadafi Diduga Kendalikan Praktek Penipuan Love Scamming dari Balik Jeruji Besi, Tiap Hari Raup Puluhan Juta Rupiah

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:53 WIB

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi, Total 110 Unit Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:33 WIB

Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:15 WIB

Mengaku Ditembaki Saat Menuju Markas FKPPI, Muhammad Zakri Resmi Lapor ke Polsek Tanjung Morawa

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:23 WIB

Gerombolan Preman Bersenjata dan Bom Molotov Diduga Pimpinan DP Cs Secara Brutal Tembaki Anggota FKPPI, Rusak Rumah Warga dan Dua Kantor FKPPI

Berita Terbaru