Gerombolan Preman Bersenjata dan Bom Molotov Diduga Pimpinan DP Cs Secara Brutal Tembaki Anggota FKPPI, Rusak Rumah Warga dan Dua Kantor FKPPI

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:23 WIB

5086 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNG MORAWA–

Gerombobolan preman bersenjata diduga pimpinan DP Cs, secara brutal melancarkan aksi penembakan, pelemparan bom molotov dan pembakaran di lingkungan padat penduduk di kawasan Tanjung Morawa, Deli Serdang.

Akibat kebrutalan gerombolan preman bersenjata itu, seorang anggota Ormas FKPPI Abima Satria Cipta mengalami  luka tembak, satu rumah rusak ditembaki berikut dua kantor FKPPI.

Keterangan yang diperoleh awak media, Selasa (07/07/2026), peristiwa itu terjadi, Minggu malam (5/7/2026) sekitar pukul 22.30 WIB berawal dari datangnya belasan preman bertopeng bersenjata tajam, benda menyerupai senjata api dan bom molotov ke Jalan Gerilya, Dusun IV, Kelurahan Pekan Tanjung Morawa.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Tanjung Morawa dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTLP) Nomor: LP/B/262/VII/2026/SPKT dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

Menurut sumber, mengacu pada kronologi kejadian, pelapor Abima Satria Cipta bersama beberapa saksi sedang berada di rumah Osama Junior bin Husen ketika situasi yang semula tenang mendadak berubah menjadi kegaduhan.

Gerombolan preman itu langsung mengepung rumah dan mencari keberadaan Osama Junior sambil meneriakkan “bunuh dia”.

Menyadari situasi yang dinilai sangat membahayakan, Osama bersama korban berusaha menyelamatkan diri.

 

Namun, upaya tersebut justru diikuti pengejaran oleh para pelaku yang diduga sambil melepaskan sejumlah tembakan terukur.

Dalam laporan yang disampaikan ke kepolisian, salah satu tembakan dilaporkan mengenai bagian pinggang pelapor hingga menyebabkan korban mengalami luka.

Aksi tersebut tidak berhenti di situ. Setelah diduga gagal “menghabisi” Osama orang yang dicarinya, para preman disebut kembali melepaskan tembakan membabi buta ke arah rumah Osama yang kaca jendela pecah dan mengalami kerusakan.

Seorang yang diduga terlibat teridentifikasi
berinisial Gr warga Desa Tanjung Baru,
berhasil diamankan dalam amuk massa.(red)

 

Tidak hanya itu, gerombolan itu juga bergerak menyasar ke kawasan pajak diduga berupaya membakar kantor sekaligus lokasi sarana olahraga Rayon KB FKPPI Tanjung Morawa.

Sumber manambahkan, para preman juga melemparkan sejumlah bom molotov dan menyiramkan bahan bakar yang dibawanya ke area tersebut dengan maksud menciptakan kebakaran yang lebih besar.

Api sempat menyala dan menimbulkan kepanikan. Namun, berkat kesigapan warga sekitar yang segera berdatangan ke lokasi, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum meluas dan menghanguskan bangunan.

Insiden itu memicu kemarahan warga. Massa yang berdatangan kemudian melakukan perlawanan terhadap para preman yang berusaha melarikan diri.

Dalam situasi tersebut, seorang preman yang diduga terlibat dan teridentifikasi berinisial Garong warga Desa Tanjung Baru, berhasil diamankan setelah berlangsungnya amuk massa, yang selanjutnya diserahkan kepada aparat kepolisian Polsek Tanjung Morawa yang tiba di lokasi kejadian.

Aksi brutal gerombolan preman tersebut membuat warga sekitar diliputi keresahan.

Aksi penembakan yang disertai dugaan percobaan pembunuhan Osama dan pembakaran dengan siraman bahan bakar dan bom molotov di kawasan permukiman dinilai telah menebar teror dan mengganggu rasa aman masyarakat.

Warga berharap aparat kepolisian segera menangkap seluruh pelaku, motif penyerangan, serta menindak tegas otak pelaku yang terbukti bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kini masyarakat menaruh harapan besar kepada aparat kepolisian agar bergerak cepat menangkap gerombolan preman yang diduga pimpinan DP cs itu.

Warga juga mendesak jajaran Polda Sumatera Utara, Polresta Deli Serdang, dan Polsek Tanjung Morawa untuk mengusut tuntas perkara ini, menangkap pihak yang bertanggung jawab berdasarkan alat bukti yang sah, serta mengembalikan rasa aman bagi masyarakat yang kini dihantui kekhawatiran akibat aksi kebrutalan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih berlangsung dan kepolisian belum mengumumkan identitas maupun pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Sementara Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.) Whisnu Hermawan Februanto yang dikonfirmasikan melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H. via pesan WA, Selasa (07/07/2026) pukul 13.34 Wib, hingga berita ini ditayangkan belum memberikan jawaban.(tim)

Berita Terkait

Dari Balik Jeruji untuk Masyarakat, Tempe Produksi Lapas Sibolga Hadir di Dapur MBG
Lapas Sibolga Gelar Bakti Sosial, Bantu Pulihkan SDN 152983 Hutanabolon 1 Pascabanjir
KABAPAS MEDAN PIMPIN APEL PAGI, TEKANKAN PENGUATAN TUGAS DAN FUNGSI JAJARAN
Inilah Klarifikasi Resmi SMAN 2 Pematangsiantar Soal Isu Pungutan Wajib
Peserta PKP Angkatan IV BPSDM Sumut Pelajari Inovasi Pelayanan Kesehatan di Dinas Kesehatan Tangsel
Monitoring UKW di Medan, Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik Apresiasi Kepercayaan Dewan Pers
Kejari Lebak Gelar Rapat PAKEM di Kanekes, Jamin Perlindungan Adat Baduy & Pengakuan Sunda Wiwitan
AKSI JILID II PW KAMMI SUMUT: DESAK DPRD BUKA PROSES KPID, MINTA RDP, DAN DORONG KEJATISU TINDAK LANJUTI LAPORAN

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Dari Balik Jeruji untuk Masyarakat, Tempe Produksi Lapas Sibolga Hadir di Dapur MBG

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Lapas Sibolga Gelar Bakti Sosial, Bantu Pulihkan SDN 152983 Hutanabolon 1 Pascabanjir

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:24 WIB

KABAPAS MEDAN PIMPIN APEL PAGI, TEKANKAN PENGUATAN TUGAS DAN FUNGSI JAJARAN

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Inilah Klarifikasi Resmi SMAN 2 Pematangsiantar Soal Isu Pungutan Wajib

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Peserta PKP Angkatan IV BPSDM Sumut Pelajari Inovasi Pelayanan Kesehatan di Dinas Kesehatan Tangsel

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:28 WIB

Kejari Lebak Gelar Rapat PAKEM di Kanekes, Jamin Perlindungan Adat Baduy & Pengakuan Sunda Wiwitan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:22 WIB

AKSI JILID II PW KAMMI SUMUT: DESAK DPRD BUKA PROSES KPID, MINTA RDP, DAN DORONG KEJATISU TINDAK LANJUTI LAPORAN

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Bapas Kelas I Medan dan UNPAB Jalin Kerja Sama Program Pemagangan Mahasiswa

Berita Terbaru