PW GP Al Washliyah DKI Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Polri Ungkap Dugaan Korupsi Batu Bara, Jangan Ada Intervemsi

MEDIA PAKAR

- Redaksi

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:30 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GP Al Washliyah) Provinsi DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Kepolisian Negara Republik Indonesia, Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya, yang terus mengusut dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) melalui serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi di Jakarta.

Ketua PW GP Al Washliyah DKI Jakarta, Dedi Siregar, menegaskan bahwa upaya penegakan hukum yang dilakukan Polri merupakan bentuk komitmen nyata dalam memberantas korupsi yang selama ini menjadi salah satu penghambat pembangunan nasional dan merugikan keuangan negara.

“Kami memberikan dukungan penuh kepada kepolisian dalam hal ini Kortastipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya yang bergerak cepat mengusut dugaan korupsi tata kelola batu bara beserta dugaan tindak pidana pencucian uang. Penegakan hukum harus berjalan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu agar mampu memberikan rasa keadilan kepada masyarakat,” ujar Dedi Siregar.

Menurutnya, langkah penyidik yang melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi menunjukkan bahwa Polri tidak hanya berhenti pada pengumpulan informasi, tetapi juga serius mengembangkan alat bukti demi mengungkap pihak-pihak yang harus bertanggung jawab secara hukum.

“Kami melihat komitmen Polri semakin nyata. Ketika ada dugaan penyimpangan yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat, aparat bergerak cepat melakukan penyidikan. Ini menjadi bukti bahwa tidak ada ruang bagi praktik korupsi, siapa pun pihak yang diduga terlibat,” tegasnya.

Dedi menilai bahwa keberanian aparat penegak hukum dalam menangani perkara-perkara besar merupakan bentuk implementasi semangat reformasi birokrasi dan penegakan supremasi hukum yang harus terus didukung seluruh elemen masyarakat.

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum agar proses penyidikan dapat berjalan tanpa intervensi maupun tekanan dari pihak mana pun. Menurutnya, setiap proses hukum harus menghormati asas praduga tak bersalah, namun tetap memberikan ruang bagi penyidik untuk bekerja secara maksimal dalam mengungkap fakta-fakta hukum.

“Kami mengimbau semua pihak agar tidak menggiring opini yang dapat mengganggu jalannya proses penyidikan apa lagi mencoba intervensi . Biarkan penyidik bekerja secara profesional berdasarkan alat bukti dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemberantasan korupsi merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga kepercayaan publik terhadap negara,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Polri melakukan penggeledahan di salah satu kafe di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari penyidikan sejumlah perkara dugaan korupsi. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, penggeledahan tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi tata kelola batu bara yang berdampak pada pemadaman listrik (blackout), serta perkara yang berkaitan dengan PT ASABRI dan PT Krakatau Steel.

Oleh dari itu maka kami meminta pihak-pihak Proses pengusutan dugaan korupsi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang ditangani Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya sepatutnya berjalan tanpa intervensi dari pihak mana pun.

Kita berharap pengungkapan fakta ini bukan hanya soal mendapatkan bukti, tetapi juga dalam rangka mengungkap kebenaran,

Kami PW GP Al Washliyah DKI Jakarta menilai bahwa pengungkapan perkara-perkara besar tersebut merupakan langkah strategis dalam menyelamatkan keuangan negara sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Organisasi tersebut berharap proses penyidikan dapat berjalan hingga tuntas sehingga seluruh pihak yang terbukti bersalah dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.

Oleh Karena itu, kami mendukung penuh langkah Polri untuk mengusut tuntas setiap dugaan korupsi secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Tidak boleh ada kompromi terhadap pelaku korupsi,” Usut Tuntas Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara, Kami Dukung Langkah Tegas Polri, tutup Dedi Siregar. (Red)

Berita Terkait

Tuduhan ke AHY dan Ibas Bermotif Politik, Publik Diminta Bijak dan Rasional
Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih kepada Irjen Agus atas Prestasi Gemilang Selama Menjabat Kakorlantas Polri
Melalui BNIdirect Bisnis, BNI Dukung Efisiensi Pengelolaan Keuangan UMKM
PW GPA Jakarta: Hoaks Penangkapan Kepala BGN Menyesatkan Publik, Masyarakat Diminta Tak Terprovokasi
Aksi Humanis Kapolres Klaten Selamatkan Bayi Terlantar Tuai Apresiasi
Rumah Moderasi Sampaikan Dukungan Ke Polri, Ingatkan Potensi Ancaman Radikal Bagi Anak Bangsa Melalui Ruang Digital
Dukung Seruan Anggota DPR RI Yasonna Laoly, Tegas Berantas Judi Online dan Pinjol Ilegal
HIMLAB RAYA Jakarta: Stop Framing Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang, Sesuai Mekanisme Mendagri, Bukan Menghambat Demokrasi Desa

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:27 WIB

Ratusan Warga Antre Makan Gratis, Dapur Umum GRIB Jaya Medan Jadi Oase Kepedulian

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:23 WIB

Soto, Mie Tiaw, dan Opak Pedas Hangatkan Hati Warga Di Dapur DPC GRIB Jaya Medan

Kamis, 9 Juli 2026 - 04:26 WIB

Warga Binaan Muamar Kadafi Diduga Kendalikan Praktek Penipuan Love Scamming dari Balik Jeruji Besi, Tiap Hari Raup Puluhan Juta Rupiah

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:22 WIB

Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Riau, Ingatkan Ancaman El Niño dan Prioritaskan Pencegahan

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:53 WIB

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi, Total 110 Unit Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:33 WIB

Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:15 WIB

Mengaku Ditembaki Saat Menuju Markas FKPPI, Muhammad Zakri Resmi Lapor ke Polsek Tanjung Morawa

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:23 WIB

Gerombolan Preman Bersenjata dan Bom Molotov Diduga Pimpinan DP Cs Secara Brutal Tembaki Anggota FKPPI, Rusak Rumah Warga dan Dua Kantor FKPPI

Berita Terbaru