Kualitas Udara Lebak Masih di Ambang “Sedang”, DLH Imbau Tetap Waspada Dampak Abu Anak Krakatau

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Selasa, 8 September 2026 - 09:27 WIB

5039 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK —

Hasil pemantauan kualitas udara yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak pada 6–7 September 2026 di Kecamatan Rangkasbitung menunjukkan nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai angka 84, masuk dalam kategori SEDANG. Angka ini dipengaruhi sebaran abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau yang menjangkau wilayah Banten, termasuk Kabupaten Lebak.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak, Irfan Suyatufika, ST, menyampaikan bahwa meskipun kualitas udara secara umum masih aman dan belum melebihi batas ambang aman, parameter debu halus PM2.5 menjadi komponen yang perlu diperhatikan masyarakat.

“Udara masih aman untuk beraktivitas, namun tetap perlu kewaspadaan khususnya bagi kelompok rentan khususnya anak-anak, lansia, serta penderita gangguan pernapasan. Kondisi ini terjadi akibat pengaruh abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau yang terbawa angin hingga wilayah kita,” ujar Irfan Suyatufika, Minggu (6/9/2026).

Berdasarkan data pemantauan resmi DLH Lebak, sebagian besar parameter udara masih berada dalam kategori BAIK: PM10 sebesar 49, Sulfur Dioksida 10, Nitrogen Dioksida 20, Karbon Monoksida 14, dan Oksidan 25. Hanya parameter PM2.5 yang mencapai angka 84 dengan status SEDANG, sementara Total Suspended Particulate (TSP) tercatat 194,8 dan memenuhi baku mutu yang ditetapkan.

Irfan menjelaskan, status “Sedang” berarti udara masih layak untuk aktivitas harian, namun kelompok rentan disarankan mengurangi aktivitas luar ruangan. DLH Lebak pun mengeluarkan sejumlah saran konkret bagi masyarakat:

– Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama bagi kelompok sensitif;
– Kurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan;
– Bersihkan abu yang menempel pada kendaraan dan lingkungan rumah secara basah, hindari menyapu kering agar debu tidak beterbangan kembali.

Pemerintah Kabupaten Lebak melalui DLH berkomitmen terus memantau perkembangan kualitas udara secara berkala. Masyarakat diimbau memperoleh informasi resmi dan terpercaya dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, BPBD Kabupaten Lebak, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Kami mengajak masyarakat tidak panik, tetap tenang namun waspada. Ikuti terus informasi resmi dari instansi berwenang agar tidak termakan berita yang belum tentu benar,” tegas Irfan Suyatufika menutup pernyataan.(Enggar)

Berita Terkait

Kapendam XXII/TB Pimpin Vicon Lomba Karya Jurnalistik TMMD ke-130 TA 2026
Bapas Kelas I Medan Gelar Ibadah Bulanan Bina Rohani Kristen/ Katolik, Tanamkan Nilai Garam dan Terang Dunia
DWP Bapas Kelas I Medan Gandeng Pagadaian Tingkatkan Literasi Keuangan Melalui Edukasi Tabungan Emas
Pagi Menyapa, Kalapas Sibolga Tegaskan Disiplin dan Pemenuhan Hak bagi Warga Binaan Kiriman
Bapas Kelas I Medan Gelar Sidang TPP, Bahas Usulan Integrasi dan Litmas Peradilan Anak
Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah Tinjau Standar Higienis Produksi Tempe dan Dapur Lapas Sibolga
Bapas Medan Laksanakan Pendampingan Penyerahan Anak Dalam Proses Tahap II di Kejatisu
Kabapas Medan Pimp8n Rapat Persiapan Sosialisasi Kelayan Binter di Langkat

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Kapendam XXII/TB Pimpin Vicon Lomba Karya Jurnalistik TMMD ke-130 TA 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Bapas Kelas I Medan Gelar Ibadah Bulanan Bina Rohani Kristen/ Katolik, Tanamkan Nilai Garam dan Terang Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:41 WIB

DWP Bapas Kelas I Medan Gandeng Pagadaian Tingkatkan Literasi Keuangan Melalui Edukasi Tabungan Emas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Pagi Menyapa, Kalapas Sibolga Tegaskan Disiplin dan Pemenuhan Hak bagi Warga Binaan Kiriman

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah Tinjau Standar Higienis Produksi Tempe dan Dapur Lapas Sibolga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Bapas Medan Laksanakan Pendampingan Penyerahan Anak Dalam Proses Tahap II di Kejatisu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:06 WIB

Kabapas Medan Pimp8n Rapat Persiapan Sosialisasi Kelayan Binter di Langkat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Prapid Dikabulkan, Penetapan Tersangka Dhody Thahir Dinyatakan Tidak Sah

Berita Terbaru