MEDAN —
Ketua Ranting Khusus (Ransus) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kelurahan Tanjung Rejo, Agus Santoso, bersama Roni Patinasarani menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang baik antarkader sebagai fondasi dalam memperkuat persatuan dan kesatuan organisasi.
Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan sharing dan silaturahmi bertajuk “Salam Kopi Morning” yang berlangsung di Posko Kupi, Jalan Setia Budi, Medan, Selasa (8/9/2026).

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, keduanya berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan dinamika organisasi, khususnya pentingnya menjaga komunikasi, kebersamaan serta rasa saling menghargai di antara kader di wilayahnya.
Agus Santoso menyampaikan bahwa komunikasi bukan sekadar sarana menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi jembatan untuk menyatukan pemikiran, memperkuat rasa persaudaraan dan mencegah terjadinya kesalahpahaman di internal organisasi.
“Dengan komunikasi yang baik, setiap persoalan dapat dibicarakan bersama. Perbedaan pandangan jangan menjadi alasan untuk terpecah, tetapi harus menjadi bagian dari proses untuk semakin memperkuat persatuan dan kesatuan,” ujar Agus.
Menurutnya, soliditas organisasi tidak hanya dibangun melalui kegiatan formal, tetapi juga melalui silaturahmi sederhana yang mampu mempererat hubungan emosional antarkader.
Karena itu, komunikasi dan kebersamaan harus terus dirawat secara berkelanjutan.
Senada dengan itu, Roni Patinasarani menilai kader merupakan kekuatan utama organisasi. Semakin baik komunikasi yang terbangun, semakin kuat pula rasa memiliki dan semangat kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi.
“Yang paling penting adalah kebersamaan. Kita boleh berbeda pendapat, tetapi tetap satu dalam tujuan. Komunikasi harus terus dijaga agar persaudaraan dan kekompakan kader semakin kuat,” katanya.
Salam Kopi Morning pun menjadi ruang sederhana namun bermakna untuk bertukar pikiran, menyerap aspirasi serta memperkuat silaturahmi. Dari suasana santai tersebut, lahir semangat bersama untuk menjaga marwah organisasi dan membangun IPK yang semakin solid di tengah masyarakat.
Agus Santoso dan Roni Patinasarani berharap budaya komunikasi dan silaturahmi seperti ini dapat terus dilakukan, sehingga setiap kader merasa dihargai, didengar dan menjadi bagian penting dari keluarga besar IPK.
“Kopi boleh sederhana, tetapi komunikasi dan persaudaraan harus luar biasa. Karena dari komunikasi yang baik, lahir persatuan, dari persatuan lahir kekuatan.”(red)





















