Kodim 0603/Lebak Buka Lapangan untuk Pelajar, Fasilitas Negara Dimanfaatkan Dukung Ekstrakurikuler Sekolah
Bukan Hanya Milik Instansi, Lapangan Kodim Lebak Siap Digunakan Tujuh Sekolah Latih Baris-Berbaris
Fasilitas Negara untuk Masyarakat, Kodim 0603/Lebak Bantu Pelajar Rangkasbitung Tanamkan Kedisiplinan
Tujuh Sekolah Latih PBB di Lapangan Kodim Lebak, Pasi Intel: Milik Bersama, Harus Bermanfaat
Rangkul Dunia Pendidikan, Kodim 0603/Lebak Buka Akses Lapangan bagi Pelajar Rangkasbitung
LEBAK — Lapangan Apel Kodim 0603/Lebak dijadikan ajang pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) bagi pelajar dari tujuh sekolah di wilayah Rangkasbitung. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai kedisiplinan, kekompakan, dan tanggung jawab sejak dini kepada generasi muda.
Pelatihan dipimpin langsung oleh Koptu Jasmin dan diikuti siswa-siswi dari SMA Negeri 1, 2, 3 Rangkasbitung, MAN 1 Lebak, SMK PGRI Rangkasbitung, serta SMP Negeri 1 dan 4 Rangkasbitung. Dalam kegiatan tersebut, para peserta dilatih berbagai gerakan dasar mulai dari sikap sempurna, istirahat, penghormatan, hingga perubahan arah yang menuntut keseragaman dan kekompakan.
Pasi Intel Kodim 0603/Lebak, Kapten Arh Tri Winarto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar melatih gerakan fisik, melainkan upaya membangun karakter pelajar melalui kedekatan TNI dengan dunia pendidikan. Ia juga menegaskan keterbukaan pemanfaatan fasilitas yang dimiliki institusi bagi kepentingan masyarakat dan dunia pendidikan.
“Pada intinya, fasilitas negara yang ada di sini kami manfaatkan secara maksimal untuk membantu kegiatan ekstrakurikuler sekolah. Lapangan ini bukan hanya milik institusi, melainkan milik masyarakat juga, sehingga harus digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, termasuk mendukung pengembangan karakter para pelajar,” ujar Kapten Arh Tri Winarto, Rabu (16/9/2026).
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi Kodim 0603/Lebak dengan lingkungan pendidikan. Melalui latihan baris-berbaris, kami ingin menanamkan nilai kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, semangat kebersamaan, dan rasa tanggung jawab kepada para pelajar. Nilai-nilai inilah yang akan menjadi bekal berharga bagi mereka meraih prestasi di sekolah maupun bermasyarakat,” lanjutnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kehadiran prajurit di tengah pelajar diharapkan dapat membangun komunikasi positif serta menumbuhkan rasa hormat dan kebanggaan terhadap institusi TNI di kalangan generasi muda.
Sementara itu, Koptu Jasmin selaku pelatih menjelaskan bahwa latihan dilakukan dengan metode praktik langsung. Setiap gerakan yang belum tepat langsung dikoreksi agar peserta memahami dan mampu melaksanakannya dengan benar.
“Latihan baris-berbaris bukan hanya tentang gerakan, tetapi bagaimana membentuk kedisiplinan, kekompakan, kepatuhan terhadap aturan dan rasa tanggung jawab,” kata Koptu Jasmin.
Suasana latihan berlangsung penuh semangat dan antusiasme tinggi. Para siswa berusaha menyelaraskan gerakan satu sama lain, belajar mengikuti aba-aba, serta melatih konsentrasi dan kerja sama tim. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter generasi muda yang disiplin, percaya diri, bertanggung jawab, dan pantang menyerah dalam menghadapi masa depan.(Enggar)





















