Tangis dan Haru Warnai Pembebasan 4 Terdakwa Kasus PTPN II

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:43 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan,– Suasana haru menyelimuti ruang sidang Cakra 1 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (3/6) malam, saat majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) diketuai M Kasim membacakan putusan bebas terhadap empat terdakwa dalam perkara dugaan korupsi pengalihan aset PTPN II.

Sejak awal persidangan, ratusan pengunjung yang terdiri atas keluarga terdakwa, pegawai BPN, karyawan PTPN, serta kerabat dekat tampak memadati ruang sidang. Banyak di antaranya rela berdiri berjam-jam menanti pembacaan putusan yang dinilai menentukan nasib para terdakwa.

Dalam amar putusannya, Hakim Muhammad Kasim menyatakan para terdakwa tidak terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, suasana ruang sidang pun langsung berubah. Sejumlah pengunjung tampak menundukkan kepala sambil mengusap air mata, sementara yang lain mengatupkan tangan penuh syukur.

Putusan itu sekaligus memerintahkan kepada JPU untuk mengeluarkan empat terdakwa, yakni Askani selaku mantan Kepala Kantor Wilayah BPN Sumatera Utara, Abdul Rahim Lubis selaku mantan Kepala BPN Deliserdang, Irwan Perangin-angin selaku mantan Direktur PTPN II, dan Iman Subakti selaku Direktur PT Nusa Dua Propertindo (NDP), anak perusahaan PTPN II dari tahanan

Sesaat setelah palu hakim diketuk, tepuk tangan bergemuruh memenuhi ruang sidang. Ucapan “Alhamdulillah” dan “Terima kasih Yang Mulia” terdengar dari sejumlah pengunjung yang tak mampu menyembunyikan rasa lega dan bahagia.

Momen paling emosional terjadi ketika para terdakwa menghampiri keluarga, rekan kerja, dan tim penasihat hukum. Pelukan hangat, jabat tangan erat, serta tangis haru mewarnai suasana. Beberapa anggota keluarga terlihat menangis sambil memeluk para terdakwa yang selama proses hukum menjalani penahanan.

Di tengah suasana haru tersebut, tim JPU Kejati Sumut Hendrik Sipahutar dan Putri Marlina Sari sudah tidak terlihat lagi di ruang sidang. Awak media yang hendak meminta tanggapan terkait putusan bebas itu pun belum berhasil memperoleh keterangan dari pihak penuntut.

Majelis hakim dalam pertimbangannya menyatakan pengalihan HGU PTPN II menjadi HGB PT Nusa Dua Propertindo ( NDP) sudah sesuai prosedur hukum dan tidak menemukan adanya penyalahgunaan wewenang dalam pengalihan tersebut

Mengenai kewajiban penyerahan 20 persen kepada negara, hakim menyebutkan, kewajiban tersebut tidak dicantumkan karena proses yang telah berjalan jauh sebelum aturan kewajiban penyerahan 20 persen itu terbit dalam peraturan Kementerian ATR BPN nomor 15 tahun 2020.

Majelis tidak menemukan perbuatan yang tentang adanya pemufakatan jahat dalam proses pelepasan lahan PTPN tersebut

Sebelumnya, JPU Kejati Sumut menuntut keempat terdakwa masing-masing dengan pidana 1 tahun 6 bulan penjara. Dalam tuntutannya, JPU menyebut para terdakwa diduga terlibat dalam perkara penjualan aset PTPN II kepada pihak Citraland melalui anak usaha PT Deli Megapolitan Kawasan Residential (DMKR) pada periode 2022 hingga 2024.

Menurut JPU, para terdakwa memberikan persetujuan penerbitan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) kepada PT NDP tanpa menyerahkan sedikitnya 20 persen lahan untuk kepentingan negara.

Selain pidana penjara, para terdakwa juga dituntut membayar denda masing-masing Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan.

Sementara tuntutan uang pengganti hanya dibebankan kepada terdakwa Iman Subakti.

Namun, seluruh dakwaan dan tuntutan tersebut akhirnya dipatahkan oleh majelis hakim yang menyatakan keempat terdakwa tidak terbukti bersalah serta membebankan biaya perkara kepada negara. ()

4 terdakwa saat mendengar putusan hakim ( )

Berita Terkait

Klarifikasi : Wakil Pimpinan Redaksi AgaraNws. Com Lia Hambali Tegaskan Foto Dirinya Jangan Dikaitkan dengan Dugaan Pungutan di Air Panas Doulu
Kalapas Binjai Hadiri Lepas Sambut Danyonif 100/Prajurit Setia, Perkuat Sinergi Pemasyarakatan dan TNI
Kasus Joko Sukendro Jadi Pemicu Gejolak, SPSI Serdang Bedagai Ultimatum PT Sidojadi
DPD GARNIZUN KOTA BATAM APRESIASI POLRESTA BARELANG ATAS KEBERHASILAN UNGKAP KASUS NARKOTIKA SENILAI RP8,2 MILIAR
DUKUNG KETAHANAN PANGAN NASIONAL, LAPAS LABUHAN RUKU PANTAU PERSIAPAN PANEN DAN PEMBANGUNAN MESS SAE DI AIR JOMAN
Menjemput Cahaya Al-Qur’an, Khataman dan Wisuda Tahfiz BKPAKSI Kota Medan Jadi Momen Penuh Berkah
Hari Raya Waisak 2570 BE, Lapas Kelas IIA Sibolga Serahkan Remisi Khusus kepada Empat Warga Binaan
Wujud Penghargaan bagi Warga Binaan yang Berkelakuan Baik Rutan Kelas I Medan Serahkan Remisi Khusus Waisak.

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:37 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:11 WIB

PT Hopson Tetap Produksi Meski Dilarang, Masyarakat Pertanyakan Siapa yang Sebenarnya Berkuasa di Lapangan

Senin, 1 Juni 2026 - 23:41 WIB

Ketika Larangan Tinggal Formalitas, PT Hopson Aceh Industri Diduga Tetap Menjalankan Aktivitas Produksi

Senin, 1 Juni 2026 - 20:55 WIB

Sempat Viral di Medsos, Pencuri Uang di Jok Motor Stadion Seribu Bukit Diringkus Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:09 WIB

Dari Lokasi Penuh Limbah Menjadi Steril, Perubahan Mendadak di Area Dumping PT Rosin Tuai Tanda Tanya Besar

Senin, 25 Mei 2026 - 01:34 WIB

PT Hopson Disebut Kembali Aktif, Pengawasan Pemerintah dan Aparat Dipandang Gagal Total

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:19 WIB

Pabrik PT Hopson Kembali Aktif Meski Dibekukan, Pengawasan Pemerintah Aceh Dinilai Gagal Total

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:40 WIB

Produksi Ilegal PT Hopson Tetap Berlangsung Meski Sudah Dibekukan, Di Mana Aparat Pengawas?

Berita Terbaru