Tapanuli Tengah –
Memasuki hari ketiga pelaksanaan bakti sosial di SDN 152983 Hutanabolon 1, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolga terus mempercepat pembersihan lingkungan dan pembangunan pagar sekolah, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk membantu memulihkan kondisi sekolah yang terdampak banjir sekaligus mendukung kelancaran aktivitas belajar mengajar.
Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Jumat malam menyebabkan banjir kembali menggenangi lingkungan sekolah. Meski demikian, petugas dan warga binaan tetap melanjutkan pekerjaan pemulihan.
Sejumlah kegiatan dilakukan, mulai dari menguras sisa genangan air, membersihkan lingkungan sekolah, melanjutkan pembangunan pagar, hingga mengecat meja dan kursi untuk memperbaiki fasilitas belajar siswa.
Pembangunan pagar menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan tersebut. Selain membantu memperbaiki fasilitas sekolah, keberadaan pagar diharapkan dapat meminimalkan masuknya air ke lingkungan sekolah saat hujan deras dan banjir kembali terjadi.
Kepala Lapas Kelas IIA Sibolga, Tri Purnomo, menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut akan dilaksanakan hingga seluruh pekerjaan yang direncanakan dapat diselesaikan.
“Alhamdulillah, pagar yang telah dibangun sebelumnya dapat mengurangi debit air yang masuk ke lingkungan sekolah pada Jumat malam. Kami berharap pembangunan ini dapat segera rampung sehingga aktivitas sekolah dapat kembali berjalan normal,” ujar Tri Purnomo.
Ia menambahkan, keterlibatan petugas dan warga binaan dalam kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Pemasyarakatan terhadap masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus upaya menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Apresiasi juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah melalui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah, Johannes Simanjuntak.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, serta Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara atas dukungan dan pelaksanaan kegiatan bakti sosial oleh jajaran Lapas Sibolga.
Ia berharap bantuan pembangunan pagar, pemeliharaan meja dan kursi, serta pembersihan lingkungan sekolah dapat memberikan manfaat bagi satuan pendidikan sehingga aktivitas belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara normal.
Dalam pelaksanaannya, Lapas Sibolga mengerahkan 20 orang warga binaan dengan berbagai keahlian untuk mendukung percepatan pekerjaan.
Mereka terlibat dalam pembersihan lingkungan, pembangunan pagar, serta pemeliharaan fasilitas sekolah sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Selain membantu pemulihan fasilitas pendidikan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan untuk menumbuhkan kepedulian sosial, tanggung jawab, dan semangat gotong royong.
Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan kemasyarakatan, warga binaan juga memperoleh kesempatan untuk mengembangkan keterampilan, menyalurkan bakat, serta belajar berinteraksi secara positif dengan masyarakat sebagai bekal ketika kembali ke lingkungan sosial setelah menjalani masa pidana.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, Lapas Kelas IIA Sibolga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan Pemasyarakatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Upaya pembersihan lingkungan, pembangunan pagar, dan pemeliharaan fasilitas sekolah diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi SDN 152983 Hutanabolon 1 sehingga kegiatan pendidikan dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman.(AVID/ Tim Humas Lasiga)





















