Klarifikasi : Wakil Pimpinan Redaksi AgaraNws. Com Lia Hambali Tegaskan Foto Dirinya Jangan Dikaitkan dengan Dugaan Pungutan di Air Panas Doulu

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:42 WIB

50288 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH KARO,
Menyusul viralnya pemberitaan dan unggahan medsos terkait dugaan pungutan di Pemandian Air Panas Tanah Karo, Lia Hambali, Wapimpred Media Agaranews.com angkat bicara. Ia meminta publik tidak mengaitkan foto maupun keberadaannya dengan peristiwa yang sedang ramai dibicarakan.

Lia menegaskan dirinya memang berada di lokasi saat kejadian berlangsung. Namun, kehadirannya murni dalam kapasitas tugas jurnalistik untuk peliputan.
“Saya menyampaikan kepada seluruh masyarakat agar, tidak melibatkan foto-foto saya dalam dugaan pungutan tersebut. Kebetulan saya berada di lokasi sebagai jurnalis dan menjalankan tugas peliputan. Kehadiran saya tidak ada kaitannya dengan persoalan yang sedang viral,” ujar Lia Hambali.

Lia menyoroti beberapa foto dirinya yang beredar di media sosial dan berpotensi menimbulkan persepsi keliru. Termasuk foto saat ia memegang telepon genggam.

“Saya menghimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum tentu kebenarannya. Setiap informasi harus diverifikasi terlebih dahulu agar tidak menimbulkan fitnah dan merugikan pihak lain,” tambahnya.

Menurutnya, foto yang menampilkan dirinya saat memegang HP merupakan dokumentasi biasa saat berada di lokasi, bukan bagian dari aktivitas yang berkaitan dengan dugaan pungutan maupun persoalan pengunjung.

Lia meminta publik lebih bijak menyikapi informasi viral dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan tanpa fakta jelas. Ia juga mengingatkan pentingnya “asas praduga tak bersalah ” serta menghormati proses klarifikasi dan pencarian fakta.

“Mari bersama-sama bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan sampai foto seseorang digunakan untuk menggiring opini yang belum tentu sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Kebenaran harus didasarkan pada data dan fakta, bukan asumsi maupun prasangka,” tutup Lia Hambali.(red)

Berita Terkait

WUJUD NYATA KEMANUNGGALAN TNI-RAKYAT, JEMBATAN GARUDA DI KUTA PENGKIH TERUS DIKEBUT
Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan Amankan Remaja Anggota Genk Motor, 10 Sajam Ditemukan di Sekitar Basecamp
Satres Narkoba Polres Asahan Amankan Kurir Sabu 1,5 Kg di Silau Laut
Tampil Konsisten, Teh PalmCo Dominasi Penghargaan Utama National Tea Competition 2026
Lapas Sibolga Terima Kunjungan DPRD Kota Sibolga, Tinjau Langsung Pelayanan dan Program Pembinaan
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Lepas 91 Tim Penyuluh Karhutla untuk Perkuat Pencegahan di Seluruh Riau
Kuasa Hukum Pelapor Kecewa, Dr. Andi: Penyidik Polrestabes Medan Lamban dan Tidak Profesional Tangani Laporan Hansen Wijaya
Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung di SMSI

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:32 WIB

WUJUD NYATA KEMANUNGGALAN TNI-RAKYAT, JEMBATAN GARUDA DI KUTA PENGKIH TERUS DIKEBUT

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan Amankan Remaja Anggota Genk Motor, 10 Sajam Ditemukan di Sekitar Basecamp

Rabu, 23 September 2026 - 21:25 WIB

Satres Narkoba Polres Asahan Amankan Kurir Sabu 1,5 Kg di Silau Laut

Rabu, 23 September 2026 - 19:00 WIB

Tampil Konsisten, Teh PalmCo Dominasi Penghargaan Utama National Tea Competition 2026

Rabu, 23 September 2026 - 15:48 WIB

Lapas Sibolga Terima Kunjungan DPRD Kota Sibolga, Tinjau Langsung Pelayanan dan Program Pembinaan

Rabu, 23 September 2026 - 12:17 WIB

Kuasa Hukum Pelapor Kecewa, Dr. Andi: Penyidik Polrestabes Medan Lamban dan Tidak Profesional Tangani Laporan Hansen Wijaya

Selasa, 22 September 2026 - 23:04 WIB

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung di SMSI

Selasa, 22 September 2026 - 21:02 WIB

IKADIN Bela Imunitas Advokat dalam Menjalankan Tugas Profesi

Berita Terbaru