Ibu Cut Ade Mutia Desak Kapolri Evaluasi Kapolres Dairi, Minta Penanganan Perkara Transparan

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:41 WIB

5094 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAIRI –

Mariani Boru Manik menyampaikan kekecewaannya terhadap penanganan perkara hukum yang menjerat putrinya, Cut Ade Mutia (CAM).

Di hadapan awak media, ia memohon kepada Presiden Prabowo Subianto dan jajaran pimpinan Polri untuk mengevaluasi kinerja Kapolres Dairi beserta jajaran Satuan Reserse Kriminal.

Mariani juga meminta perhatian Panglima TNI, Pangdam I/Bukit Barisan, serta Kapolda Sumatera Utara agar proses hukum yang sedang berjalan dapat diawasi secara adil, objektif, dan transparan.

Menurut keterangan Mariani, perkara tersebut bermula dari perselisihan di Pusat Pasar Sidikalang ketika CAM membantu mertuanya berjualan.

Peristiwa itu kemudian berujung pada laporan dari kedua belah pihak kepada kepolisian.

Mariani menyebut putrinya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di ruang tahanan Polres Dairi tidak sampai satu minggu setelah kejadian.

Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, CAM disangkakan dengan ketentuan pidana terkait dugaan penganiayaan.

“Anak saya langsung ditahan. Dalam kejadian itu, jari pihak lain disebut mengalami luka sobek setelah sempat tergigit dan kemudian mendapat jahitan medis,” ujar Mariani, Minggu.

Pihak keluarga, lanjut Mariani, sempat mengupayakan penyelesaian secara kekeluargaan. Namun, proses mediasi belum menghasilkan kesepakatan.

Mariani mengatakan terdapat permintaan ganti kerugian sebesar Rp250 juta dari pihak pelapor, tetapi keterangan tersebut masih memerlukan konfirmasi dari pihak terkait.

Mariani mengaku keberatan karena dirinya sedang menderita stroke dan selama ini dirawat oleh CAM. Putrinya tersebut juga disebut memiliki tiga anak yang masih berusia balita.

“Saya sakit stroke dan selama ini anak saya yang merawat. Sekarang dia berada di dalam tahanan,” katanya dengan suara lirih.

Menurut Mariani, keluarga telah mengajukan permohonan penangguhan penahanan dengan menghadirkan tokoh masyarakat dan tokoh pemuda sebagai penjamin. Namun, hingga saat ini permohonan tersebut disebut belum dikabulkan.

Mariani juga mengaku memperoleh informasi mengenai dugaan adanya intervensi seorang jenderal dalam penanganan perkara tersebut.

Kendati demikian, pernyataan itu merupakan klaim dari pihak keluarga yang belum dapat diverifikasi secara independen.

“Saya pernah memohon kepada Kapolres agar penahanan anak saya ditangguhkan. Namun, menurut informasi yang saya terima, perkara ini disebut mendapat intervensi sehingga penangguhan tidak dapat diberikan,” tuturnya.

Keluarga mempertanyakan perbedaan penanganan antara perkara yang menjerat CAM dan laporan yang diajukan CAM terhadap pihak lain di Polsek Sidikalang Kota.

Menurut Mariani, perkara yang dilaporkan putrinya telah berkembang hingga penetapan tersangka, tetapi pihak yang dilaporkan belum ditahan.

Informasi mengenai perkembangan kedua perkara tersebut masih memerlukan penjelasan resmi dari kepolisian.

Setelah putrinya menjalani penahanan selama sekitar 30 hari, Mariani—yang mengaku sebagai janda warakawuri TNI Angkatan Darat—meminta pimpinan negara, TNI, dan Polri memberikan perhatian terhadap perkara tersebut.

“Saya memohon kepada Bapak Presiden, Kapolri, Panglima TNI, Kapolda Sumut, dan Pangdam I/Bukit Barisan agar penanganan perkara ini diperiksa dan dievaluasi. Kami hanya menginginkan proses hukum yang adil,” ucapnya.

Keluarga berharap seluruh tahapan hukum dilaksanakan secara profesional, transparan, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.

Mereka juga meminta adanya evaluasi terhadap jajaran Polres Dairi apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam penanganan perkara.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya meminta konfirmasi kepada Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan, Kasat Reskrim Polres Dairi, dan Kabid Humas Polda Sumatera Utara.

Konfirmasi juga diperlukan untuk memastikan dasar hukum penahanan, pertimbangan atas permohonan penangguhan penahanan, perkembangan kedua laporan, serta kebenaran klaim mengenai dugaan intervensi.

Pemberitaan ini disusun berdasarkan keterangan Mariani Boru Manik selaku pihak keluarga. Redaksi menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta menyediakan ruang hak jawab dan hak koreksi secara proporsional kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini.
(Lia Hambali)

Berita Terkait

Denny Kailimang Membela Karyawan: Mereka Hanya Ingin Kembali Bekerja
Wali Kota Medan Apresiasi HUT ke-48 GM FKPPI, Lepas Ribuan Peserta Funwalk di Lapangan Merdeka
Peringati HUT ke-81 TNI,Kodim 0203/Lkt Gelar Baksos Kesehatan Gratis,Ratusan Warga Hadir
Lapas Sibolga Turun Bersama Masyarakat, Bersihkan Sungai dan Benahi Jalan Rusak
Pasukan Gegana Brimob, Polres,Polsek TNI dan BNN Diterjunkan, Rutan I Medan Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Massal
Relawan Prabowo Gibran Desak Presiden Turun Tangan Bantu Puluhan KK WNI Eks Timor Timur yang Terancam Digusur Kodam Jaya Di Karet Tengsin
Perkuat Keamanan, Lapas Sibolga Gandeng APH Laksanakan Razia Gabungan Kamar Hunian
Sinergi Ketahanan Pangan, GM FKPPI 0201 Kota Medan Silaturahmi dan Pelajari Budi Daya Lele di Lapas Pancur Batu

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 10:54 WIB

Denny Kailimang Membela Karyawan: Mereka Hanya Ingin Kembali Bekerja

Minggu, 20 September 2026 - 17:20 WIB

Wali Kota Medan Apresiasi HUT ke-48 GM FKPPI, Lepas Ribuan Peserta Funwalk di Lapangan Merdeka

Minggu, 20 September 2026 - 15:52 WIB

Peringati HUT ke-81 TNI,Kodim 0203/Lkt Gelar Baksos Kesehatan Gratis,Ratusan Warga Hadir

Sabtu, 19 September 2026 - 17:34 WIB

Lapas Sibolga Turun Bersama Masyarakat, Bersihkan Sungai dan Benahi Jalan Rusak

Jumat, 18 September 2026 - 18:37 WIB

Pasukan Gegana Brimob, Polres,Polsek TNI dan BNN Diterjunkan, Rutan I Medan Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Massal

Jumat, 18 September 2026 - 13:21 WIB

Perkuat Keamanan, Lapas Sibolga Gandeng APH Laksanakan Razia Gabungan Kamar Hunian

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Sinergi Ketahanan Pangan, GM FKPPI 0201 Kota Medan Silaturahmi dan Pelajari Budi Daya Lele di Lapas Pancur Batu

Jumat, 18 September 2026 - 09:24 WIB

Dinilai Tak Mampu Bangun Sinergi dengan Media, Ketua AJMI dan Pokja Media Online Minta Pangdam I/BB Evaluasi Kasi Media Online

Berita Terbaru