Empat Bulan Perbukitan Dikeruk di Batunanggar, Warga Hidup Dalam Bayang-bayang Longsor

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:19 WIB

5055 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Lawas Utara,
Rasa cemas dan kekhawatiran kini menyelimuti masyarakat Desa Batunanggar, Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).

Aktivitas pengambilan batu cadas di kawasan perbukitan diduga dilakukan zeorang warga berinisial AH yang berlangsung selama kurang lebih empat bulan terakhir dinilai warga berpotensi mengancam keselamatan lingkungan dan permukiman sekitar.

Warga menegaskan, pada prinsipnya masyarakat tidak keberatan apabila pemanfaatan material alam dilakukan untuk kepentingan umum maupun pembangunan fasilitas masyarakat.

Namun kondisi berbeda dirasakan ketika aktivitas tersebut diduga berlangsung untuk kepentingan pribadi dan tanpa kejelasan izin maupun pengamanan lereng.

Kondisi tanah di sekitar lokasi disebut mulai menunjukkan perubahan. Beberapa warga mengaku melihat retakan tanah di area perbukitan yang sebelumnya relatif stabil. Situasi itu semakin menimbulkan ketakutan, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

“Sekarang kalau hujan turun kami tidak tenang. Kami takut terjadi longsor tiba-tiba,” ujar seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan, Kamis (26/03/2026).

Menurut keterangan masyarakat, kegiatan pengambilan batu dilakukan secara terus-menerus tanpa terlihat adanya langkah penguatan tebing atau mitigasi risiko bencana.

Warga khawatir aktivitas tersebut dapat mempercepat pergerakan tanah yang berpotensi menimbulkan longsor.

Pengamat lingkungan menilai setiap aktivitas penggalian di kawasan perbukitan seharusnya melalui kajian teknis serta pengawasan ketat, terutama apabila berada dekat dengan wilayah permukiman masyarakat.

Tanpa perencanaan dan pengendalian yang baik, stabilitas tanah dapat terganggu dan meningkatkan risiko bencana alam.

Keresahan warga kini semakin meluas. Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi teknis terkait segera melakukan peninjauan lapangan guna memastikan aspek keselamatan lingkungan serta menelusuri legalitas kegiatan yang berlangsung.

Warga juga meminta adanya langkah pencegahan sejak dini agar potensi bencana tidak terjadi.

“Kami hanya ingin ada kepastian dan perlindungan. Jangan sampai nanti terjadi sesuatu baru semua bergerak,” ungkap tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu respons cepat dari pihak berwenang untuk memberikan rasa aman serta memastikan kondisi perbukitan di Desa Batunanggar tetap terkendali dan tidak membahayakan warga sekitar.(BR)

Berita Terkait

IKAL SMA Negeri 6 Sembelih 5 Sapi dan 4 Kambing, Daging Qurban Didistribusikan ke Para Guru, Alumni dan Masyarkat
Metode Tumpang Sari Bikin Jagung Betras di Tandan Sari Tumbuh Optimal Menjelang Panen Juni
Perkuat Swasembada Pangan Polresta Pekanbaru: Polsek Kawasan Pelabuhan Salurkan Bantuan ke Petani
Panen Raya Jagung di Kebun SAE, Lapas Kupang Sulap Lahan Batu Karang Jadi Simbol Ketahanan Pangan NTT
Kalapas Binjai Perkuat Sinergitas Bersama TNI dan Subdenpom, Tingkatkan Stabilitas Keamanan Pemasyarakatan
Perkuat Sinergi Pelayanan Kesehatan, Lapas Kelas I Medan Jalin Kerja Sama dengan Laboratorium Klinik Gatot Subroto
Jaksa Tuntut Irwan Perangin-angin 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Sebut Fakta Sidang Diabaikan
Sapa Warga Binaan, Karutan Tarutung dan Jajaran Beri Pengarahan serta Pembagian Hadiah Pertandingan Olahraga HBP Ke-62

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 02:29 WIB

Pemain Timnas Riko Simanjuntak Acungi Jempol untuk Polres Simalungun: “Gerebek Sarang Narkoba adalah Tindakan Tepat demi Selamatkan Generasi Muda”

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:41 WIB

Masyarakat Hubungi 110, Polsek Dolok Batu Nanggar dan Unit Jatanras Polres Simalungun Sigap Bekuk Dua Pencuri Anak Lembu yang Kabur Pakai Mobil Sedan

Sabtu, 4 April 2026 - 18:40 WIB

Sat Reskrim Polres Simalungun Dini Hari Kawal Pelaku Penganiayaan Bergangguan Jiwa ke RSJ Medan, Korban Ibu Tua Luka Parah Dirujuk ke RS Efarina

Senin, 16 Maret 2026 - 01:03 WIB

Tuding Polsek Bangun Tutup Mata, Cek Faktanya: Polisi Langsung Gerak, Tak Ada Perjudian di Lokasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:26 WIB

Nenek Tanpa Identitas Ditemukan di Simalungun, Polsek Tanah Jawa Imbau Warga Bantu Temukan Keluarga

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:55 WIB

Ikuti Panen Raya, Kapolres Simalungun Semangati Warga Lapas: “Jadikan Pengalaman Ini Bekal Kembali ke Masyarakat”

Berita Terbaru