Hilirisasi Tahap II Dimulai, Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:35 WIB

5056 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN

Pemerintah memulai babak baru program hilirisasi nasional. Sebanyak 13 proyek strategis dengan nilai investasi sekitar Rp116 triliun resmi memasuki tahap pembangunan pada tahun ini. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya memperkuat pengelolaan sumber daya alam sekaligus mendorong kemandirian ekonomi nasional.

Peresmian groundbreaking Danantara Fase II 2026 dilakukan Presiden Prabowo Subianto di Cilacap, Jawa Tengah. Dalam sambutannya, Presiden menekankan pentingnya hilirisasi sebagai strategi jangka panjang untuk meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri.

“Hari ini cukup bersejarah, kita memulai hilirisasi tahap kedua yang mencakup 13 proyek strategis,” ujar Prabowo.

Ia menambahkan, pemerintah tidak akan berhenti pada tahap ini. Sejumlah proyek lanjutan bahkan telah disiapkan untuk memperluas cakupan hilirisasi di berbagai sektor, mulai dari energi hingga pertanian.

Program ini juga ditopang konsolidasi pembiayaan melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyebutkan bahwa pihaknya berfokus mengoptimalkan aset strategis BUMN agar proyek hilirisasi memiliki fondasi pendanaan yang kuat.

Menurut Rosan, sinergi antar-lembaga menjadi kunci agar proyek berskala besar tersebut berjalan terukur sekaligus memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.

Di sektor perkebunan, implementasi hilirisasi tahap kedua mulai terlihat melalui pembangunan fasilitas pengolahan kelapa sawit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Proyek ini digarap oleh PTPN IV PalmCo sebagai bagian dari transformasi industri sawit nasional.

Direktur Bisnis PTPN III (Persero), Ryanto Wisnuardhy, mengatakan bahwa pengembangan industri turunan sawit menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan impor energi, khususnya bahan bakar solar.

“Kebutuhan solar kita masih sangat besar. Melalui biodiesel berbasis sawit, kita berupaya memperkuat pasokan dari dalam negeri,” ujarnya.

Kebutuhan tersebut diperkirakan meningkat seiring rencana implementasi program campuran biodiesel B50 dalam waktu dekat.

Secara teknis, fasilitas yang dibangun di Sei Mangkei mencakup industri pangan dan energi dalam satu kawasan terpadu. Di tempt terpisah, Direktur PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menjelaskan bahwa pabrik oleofood akan memproduksi margarin dan shortening dengan kapasitas 35.000 ton per tahun, serta cocoa butter substitusi sekitar 25.000 ton per tahun.

Selain itu, pabrik biodiesel berkapasitas 450.000 ton per tahun juga tengah dibangun dan ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada 2028.

Menurut Jatmiko, pengolahan produk sawit di dalam negeri mampu meningkatkan nilai tambah secara signifikan dibandingkan penjualan bahan mentah. “Jika diolah, nilai ekonominya bisa meningkat hingga belasan kali lipat,” katanya.

Sementara Pemerintah daerah menyambut positif pembangunan tersebut. Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, menilai proyek ini dapat mendorong transformasi ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru.

“Hilirisasi tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga mengubah struktur ekonomi dari hulu ke hilir yang lebih modern,” ujarnya.

Dengan dimulainya proyek-proyek ini, pemerintah berharap hilirisasi tidak sekadar menjadi program industrialisasi, tetapi juga menjadi fondasi bagi kedaulatan energi dan penguatan ekonomi nasional dalam jangka panjang.(AVID/rel)

Berita Terkait

Kejari Lebak Gelar Rapat PAKEM di Kanekes, Jamin Perlindungan Adat Baduy & Pengakuan Sunda Wiwitan
AKSI JILID II PW KAMMI SUMUT: DESAK DPRD BUKA PROSES KPID, MINTA RDP, DAN DORONG KEJATISU TINDAK LANJUTI LAPORAN
Bapas Kelas I Medan dan UNPAB Jalin Kerja Sama Program Pemagangan Mahasiswa
3 Minggu, Polda Sumut Ungkap 654 Kasus Curas-Curat, 712 Tersangka Diamankan
Cegah Gangguan Kamtib, Rutan Kelas I Medan Perkuat Kontrol Area Branggang
Atasi Krisis Air di Banten, PTPN IV PalmCo Salurkan 101 Ribu Liter Air Bersih untuk Ribuan KK
Persiapan Pemilihan Ketua PGRI Ranting Gugus 1 Kaduagung Timur Dimatangkan, Proses Dijamin Transparan & Demokratis
Ratusan Warga Ngantre di Dapur Umum GRIB Jaya Medan, Menikmati Makan Siang Gratis

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:28 WIB

Kejari Lebak Gelar Rapat PAKEM di Kanekes, Jamin Perlindungan Adat Baduy & Pengakuan Sunda Wiwitan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:22 WIB

AKSI JILID II PW KAMMI SUMUT: DESAK DPRD BUKA PROSES KPID, MINTA RDP, DAN DORONG KEJATISU TINDAK LANJUTI LAPORAN

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Bapas Kelas I Medan dan UNPAB Jalin Kerja Sama Program Pemagangan Mahasiswa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:11 WIB

3 Minggu, Polda Sumut Ungkap 654 Kasus Curas-Curat, 712 Tersangka Diamankan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Cegah Gangguan Kamtib, Rutan Kelas I Medan Perkuat Kontrol Area Branggang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Persiapan Pemilihan Ketua PGRI Ranting Gugus 1 Kaduagung Timur Dimatangkan, Proses Dijamin Transparan & Demokratis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Ratusan Warga Ngantre di Dapur Umum GRIB Jaya Medan, Menikmati Makan Siang Gratis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Tembok Gang Anggrek Tantang Pemko Medan: Siapa yang Berkuasa, Hukum atau Tembok?

Berita Terbaru