MEDAN —
Tidak semua kebaikan datang dalam jumlah besar. Terkadang, empat karung beras sederhana mampu menghadirkan arti yang jauh lebih besar ketika diberikan dengan ketulusan hati.
Itulah yang dilakukan seorang warga bernama Sumarsih, yang menitipkan bantuan beras untuk mendukung operasional dapur umum makan siang gratis DPC Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan, Senin (31/8/2026).

Bantuan sebanyak empat karung beras masing-masing seberat 5 kilogram tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi dapur umum yang setiap harinya menyiapkan makanan gratis bagi masyarakat dan kaum duafa,
bantuan itu menjadi bagian penting dari perjuangan menghadirkan sepiring makanan bagi mereka yang membutuhkan. Amanah tersebut disampaikan melalui Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (Kabid OKK) DPC GRIB Jaya Kota Medan, Dudi Efni Pasaribu.
Dari tangan Dudi Efni Pasaribu, bantuan kemudian diserahterimakan kepada Sekretaris Cabang (Sekcab) DPC GRIB Jaya Kota Medan, Drs. Toyib Marbun, bersama Kepala Chef Dapur Umum, Haris.
Beras itu pun tidak sekadar menjadi bahan pangan, tetapi segera dialokasikan untuk kebutuhan dapur umum, diolah menjadi makanan dan selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Drs. Toyib Marbun menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian Sumarsih. Menurutnya, kehadiran para donatur menjadi bukti bahwa semangat berbagi masih hidup di tengah masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada hamba Allah, Ibu Sumarsih, atas bantuan empat karung beras ini. Mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi dapur umum dan masyarakat yang menerima manfaat, bantuan ini memiliki arti yang sangat besar,” ungkapnya.
Toyib juga mendoakan agar kebaikan Sumarsih menjadi amal yang terus mengalir dan dibalas dengan keberkahan.
“Semoga kebaikan Kakak kami, Sumarsih, dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT, diberikan kesehatan, umur panjang yang berkah, dimudahkan segala urusan serta dilapangkan rezekinya. Semoga semangat berbagi ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus peduli kepada sesama,” ujarnya.
Di balik empat karung beras itu, ada pesan sederhana yang begitu dalam: membantu tidak harus menunggu menjadi kaya. Sebab, sekecil apa pun yang diberikan dengan ikhlas dapat berubah menjadi kebahagiaan bagi orang lain.
Dari dapur umum DPC GRIB Jaya Kota Medan, beras tersebut akan menjadi nasi dan makanan yang tersaji di meja masyarakat, sekaligus menjadi pengingat bahwa di tengah berbagai kesulitan hidup, masih ada tangan-tangan yang memilih untuk berbagi.(AVID)





















