Jangan Biarkan Hilang! Keceran Tjimande Bukti Cinta Budaya Masih Kuat

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Jumat, 11 September 2026 - 01:38 WIB

5043 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK — Penasihat Organisasi Kemasyarakatan Pelestari Seni dan Budaya Garuda Banten Indonesia, Dedi Setiawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya acara Keceran Tjimande yang berlangsung dengan lancar dan khidmat. Kegiatan tersebut dinilai sebagai bukti nyata kepedulian masyarakat dalam menjaga dan melestarikan warisan leluhur khas Banten, Kamis (11/9/2026).

Dalam pernyataannya, Dedi Setiawan menegaskan keberhasilan penyelenggaraan acara ini tidak lepas dari kerja keras seluruh pengurus, panitia, serta dukungan masyarakat luas yang turut menjaga keberlangsungan tradisi tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan serta sehingga acara Keceran Tjimande dapat terselenggara dengan baik. Ini menunjukkan bahwa semangat melestarikan seni dan budaya daerah masih kuat di tengah masyarakat,” ujar Dedi Setiawan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Keceran Tjimande bukan hanya diadakan seremonial belaka, melainkan cerminan identitas dan jati diri masyarakat Banten yang harus dijaga dari generasi ke generasi. Ormas Pelestari Seni dan Budaya Garuda Banten Indonesia berkomitmen terus mendorong kegiatan-kegiatan serupa agar budaya lokal tidak terkikis oleh perubahan zaman.

“Keceran Tjimande adalah kekayaan milik kita bersama. Tugas kita adalah memastikan tradisi ini tetap hidup, dikenal, dan dicintai oleh generasi muda. Kami akan terus berupaya menjadikan pelestarian budaya sebagai gerakan bersama,” tambahnya.

Acara Keceran Tjimande sendiri dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh budaya, para tetua adat, serta warga dari berbagai kalangan. Rangkaian kegiatan menampilkan pertunjukan seni tradisional, doa bersama, serta berbagai kegiatan yang mencerminkan nilai-nama kebersamaan dan kearifan lokal.

Di akhir keterangannya, Dedi Setiawan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong menjaga warisan budaya daerah, karena keberadaannya menjadi kekuatan yang menyatukan masyarakat Kabupaten Lebak dan Banten pada umumnya.(Enggar)

Berita Terkait

Tiga Akademisi Indonesia Bawa Kajian Nusantara ke Konferensi Brihattar Bharat di New Delhi
Kapendam XXII/TB Pimpin Vicon Lomba Karya Jurnalistik TMMD ke-130 TA 2026
Bapas Kelas I Medan Gelar Ibadah Bulanan Bina Rohani Kristen/ Katolik, Tanamkan Nilai Garam dan Terang Dunia
DWP Bapas Kelas I Medan Gandeng Pagadaian Tingkatkan Literasi Keuangan Melalui Edukasi Tabungan Emas
Pagi Menyapa, Kalapas Sibolga Tegaskan Disiplin dan Pemenuhan Hak bagi Warga Binaan Kiriman
Bapas Kelas I Medan Gelar Sidang TPP, Bahas Usulan Integrasi dan Litmas Peradilan Anak
Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah Tinjau Standar Higienis Produksi Tempe dan Dapur Lapas Sibolga
Bapas Medan Laksanakan Pendampingan Penyerahan Anak Dalam Proses Tahap II di Kejatisu

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Tiga Akademisi Indonesia Bawa Kajian Nusantara ke Konferensi Brihattar Bharat di New Delhi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Kapendam XXII/TB Pimpin Vicon Lomba Karya Jurnalistik TMMD ke-130 TA 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Bapas Kelas I Medan Gelar Ibadah Bulanan Bina Rohani Kristen/ Katolik, Tanamkan Nilai Garam dan Terang Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:41 WIB

DWP Bapas Kelas I Medan Gandeng Pagadaian Tingkatkan Literasi Keuangan Melalui Edukasi Tabungan Emas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Bapas Kelas I Medan Gelar Sidang TPP, Bahas Usulan Integrasi dan Litmas Peradilan Anak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah Tinjau Standar Higienis Produksi Tempe dan Dapur Lapas Sibolga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Bapas Medan Laksanakan Pendampingan Penyerahan Anak Dalam Proses Tahap II di Kejatisu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:06 WIB

Kabapas Medan Pimp8n Rapat Persiapan Sosialisasi Kelayan Binter di Langkat

Berita Terbaru