IKA BKPRMI Luncurkan Program Ketahanan Pangan Berbasis Komunitas Masjid dalam kerangka Program MASJID BANGSA IKA BKPRMI di Cianjur

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:02 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR, 13 Juli 2026 –

Keluarga Besar Ikatan Keluarga Alumni BKPRMI (IKA BKPRMI) bersama Himpunan Petani Organik Cianjur (HIPOCI) menyelenggarakan sosialisasi Program MASJID BANGSA (Jamaah Masjid Bangun Desa) IKA BKPRMI , sekaligus penyerahan perdana bahan pangan dalam rangka Program Ketahanan Pangan Berbasis Komunitas Masjid. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026 di Desa Kebon Peuteuy, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur.

Acara dihadiri langsung oleh jajaran pengurus :
. Perwakilan Pimpinan Pusat IKA BKPRMI,PW IKA BKPRMI JABAR dan PD IKA BKPRMI Kab Cianjur
. Perwakilan pengurus HIPOCI, tokoh agama, pengurus masjid,kelompok tani, dan warga setempat.

Pada kesempatan tersebut Dr. Andi Kasman, S.E, M.M Ketua Umum PP IKA BKPRMI dan juga sebagai Dosen Pascasarjana Ilmu Pemerintahan FISIP UNPAD dalam pesannya menegaskan perlunya penerapan Penta Heliks Society dengan melibatkan IKA BKPRMI sebagai penggerak Masyarakat Masjid Bangun Desa, Pengurus dan jamaah Masjid di Desa, Petani/Kader Pangan Desa, dan kelembagaan Pemerintahan Desa di enam Desa Kab Cianjur, dan pelibatan UNPAD sebagai perguruan tinggi dalam kajian akademik untuk implementasi Desa Pangan Organik, juga disampaikan perlunya penetapan Desa Binaan untuk sustainable kontinuitas program, perlunya pergeseran kepemilikan Tanah, penggarap/buruh tani ke arah pemilikan sawah

Ketua Harian PP IKA BKPRMI, Drs. Tasyrifin Karim, menyampaikan bahwa program ini bertujuan mengoptimalkan peran masjid , menjadikan pusat penyediaan pangan yang aman, sehat, dan terjangkau bagi warga sekitar.
“Kami ingin masjid menjadi benteng ketahanan pangan di lingkungannya. Saat terjadi lonjakan harga atau gangguan pasokan, masyarakat tidak perlu cemas karena kebutuhan pokok sudah terjamin dari lumbung mandiri masjid,” ujarnya

Sinergi Langsung Bersama Petani Lokal

Sekretaris Jenderal PP IKA BKPRMI, Fahmi Alamri, menjelaskan kerja sama strategis dengan HIPOCI memotong rantai perantara, sehingga beras dan hasil pertanian organik bisa sampai ke masyarakat dengan harga lebih murah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
“Kita bangun sistem lumbung pangan masjid, kebun gizi warga,pengolahan sampah organik serta pelatihan budidaya pangan organik. Hasil panen petani Cianjur langsung disalurkan lewat komunitas masjid—menguntungkan kedua belah pihak,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum PW IKA BKPRMI Jawa Barat, Ade Bunyamin, menyebut sebagai langkah awal percontohan. “Jika berjalan lancar, model ini akan kami perluas ke seluruh kecamatan di Cianjur hingga se-Jawa Barat, demi mewujudkan kemandirian pangan umat berbasis nilai kebersamaan,” tegasnya.

Langkah Selanjutnya

Setelah sosialisasi ini, IKA BKPRMI bersama HIPOCI akan segera membentuk tim pengelola lumbung pangan di masjid setempat, menyusun jadwal penyaluran rutin, serta membuka pendaftaran pelatihan pertanian organik bagi warga yang berminat.

Program ini diharapkan memperkuat soliditas ummat, mendukung pertanian lokal ramah lingkungan, serta menjamin ketersediaan pangan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat…

Berita Terkait

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung di SMSI
IKADIN Bela Imunitas Advokat dalam Menjalankan Tugas Profesi
Denny Kailimang Membela Karyawan: Mereka Hanya Ingin Kembali Bekerja
Wali Kota Medan Apresiasi HUT ke-48 GM FKPPI, Lepas Ribuan Peserta Funwalk di Lapangan Merdeka
Peringati HUT ke-81 TNI,Kodim 0203/Lkt Gelar Baksos Kesehatan Gratis,Ratusan Warga Hadir
Lapas Sibolga Turun Bersama Masyarakat, Bersihkan Sungai dan Benahi Jalan Rusak
Pasukan Gegana Brimob, Polres,Polsek TNI dan BNN Diterjunkan, Rutan I Medan Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Massal
Relawan Prabowo Gibran Desak Presiden Turun Tangan Bantu Puluhan KK WNI Eks Timor Timur yang Terancam Digusur Kodam Jaya Di Karet Tengsin

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 23:04 WIB

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung di SMSI

Selasa, 22 September 2026 - 21:02 WIB

IKADIN Bela Imunitas Advokat dalam Menjalankan Tugas Profesi

Senin, 21 September 2026 - 10:54 WIB

Denny Kailimang Membela Karyawan: Mereka Hanya Ingin Kembali Bekerja

Minggu, 20 September 2026 - 17:20 WIB

Wali Kota Medan Apresiasi HUT ke-48 GM FKPPI, Lepas Ribuan Peserta Funwalk di Lapangan Merdeka

Sabtu, 19 September 2026 - 17:34 WIB

Lapas Sibolga Turun Bersama Masyarakat, Bersihkan Sungai dan Benahi Jalan Rusak

Jumat, 18 September 2026 - 18:37 WIB

Pasukan Gegana Brimob, Polres,Polsek TNI dan BNN Diterjunkan, Rutan I Medan Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Massal

Jumat, 18 September 2026 - 15:06 WIB

Relawan Prabowo Gibran Desak Presiden Turun Tangan Bantu Puluhan KK WNI Eks Timor Timur yang Terancam Digusur Kodam Jaya Di Karet Tengsin

Jumat, 18 September 2026 - 13:21 WIB

Perkuat Keamanan, Lapas Sibolga Gandeng APH Laksanakan Razia Gabungan Kamar Hunian

Berita Terbaru

MEDAN

Ratusan Media Siber Sumut Siap Bergabung di SMSI

Selasa, 22 Sep 2026 - 23:04 WIB