MEDAN –
Suasana duka menyelimuti warga Lingkungan VII/Blok 6, Kelurahan Helvetia, Kota Medan. Dalam empat hari berturut-turut, sejak 9 hingga 12 Oktober 2026, empat warga setempat berpulang satu demi satu.
Rangkaian kabar duka tersebut bermula pada Jumat (9/10) pukul 20.15 WIB, saat Ibu Khatarina Bangun (Mak Kembar) warga Jalan Melati 2 meninggal dunia di RS Advent.
Kesedihan warga berlanjut pada Sabtu (10/10) pukul 22.05 WIB. Muhammad Febrian (Babang), putra Ibu Sri Hartati warga Jalan Matahari 5, menghembuskan napas terakhir di RS Adam Malik.
Pada Minggu (11/10), duka kembali hadir setelah Bapak Sardes Nainggolan (56), adik Ibu Riris Br Nainggolan warga Jalan Matahari Raya, dilaporkan meninggal dunia.
Belum usai rasa kehilangan tersebut, Senin (12/10) kabar duka kembali diterima warga atas berpulangnya Bapak D. Sitompul, orang tua Reinhard Sitompul warga Jalan Melati 3, yang meninggal pada Minggu malam sekitar pukul 23.00 WIB.
Kepergian empat warga dalam waktu yang berdekatan ini menggugah kesadaran masyarakat sekitar akan arti penting kepedulian antartetangga.
Di tengah duka yang melingkupi lingkungan, warga bahu-membahu saling membantu dan memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan tanpa memandang perbedaan dalam keberagaman.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keharmonisan bertetangga tidak hanya dibangun lewat acara besar, tetapi melalui sapaan sederhana, perhatian kecil, dan kesediaan untuk saling menopang.
Selain mempererat silaturahmi, rangkaian peristiwa ini juga menjadi imbauan bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan diri dan keluarga, khususnya bagi para lansia.
Menjaga pola hidup serta tidak menunda pemeriksaan medis merupakan bentuk tanggung jawab dalam merawat kehidupan.
Kepergian empat warga Lingkungan VII/Blok 6 menyisakan duka sekaligus pelajaran berharga: bahwa waktu bersama orang-orang terdekat sangat terbatas, sehingga setiap kesempatan untuk berbuat baik dan merawat persaudaraan patut dijaga dengan sebaik-baiknya.
Turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya Ibu Khatarina Bangun, Muhammad Febrian, Bapak Sardes Nainggolan, dan Bapak D. Sitompul. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.(red)





















