MEDAN —
Sebagai wujud kasih, penghormatan, dan kepatuhan pada firman Tuhan untuk senantiasa menghormati orang tua, Menstar Simanjuntak melaksanakan ziarah ke makam kedua orang tua tercintanya di Taman Pemakaman Kristen Simalingkar (TPKS), Medan, Minggu (11/10/2026).
Di tempat peristirahatan terakhir sang ayah tercinta, Mayor (Purn) Mudahara Simanjuntak, dan sang ibu tercinta, Tiurlan br. Hutabarat, Menstar Simanjuntak hadir untuk menaikkan doa syukur, mengenang keteladanan hidup, serta warisan iman yang telah ditanamkan oleh kedua orang tuanya semasa hidup.

Kegiatan ziarah berjalan dengan penuh suasana hening, haru, dan khidmat. Diawali Menstar dengan membersihkan area makam dan peletakan bunga, suasana semakin syahdu saat doa dinaikkannya ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa.
Menstar Simanjuntak menyampaikan bahwa ziarah ini bukan sekadar tradisi mengenang kedua orang tua yang telah mendahului, melainkan momen iman untuk mengagungkan kebaikan Tuhan yang telah menganugerahkan orang tua luar biasa dalam hidupnya.
“Firman Tuhan dalam Efesus 6:2-3 mengajarkan kita untuk menghormati ayah dan ibu agar lanjut umur dan bahagia. Meskipun secara fisik ayah dan ibu telah beristirahat dalam damai Tuhan, kasih, teladan, dan nilai-nilai iman yang beliau berdua ajarkan akan terus hidup dan kami amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Menstar Simanjuntak.
Bagi umat Kristiani, kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan pintu gerbang menuju kehidupan kekal bersama Sang Pencipta.
Momen ziarah ini menjadi pengingat akan pengharapan iman yang teguh sebagaimana tertulis dalam 1 Tesalonika 4:13-14.
Melalui momen ziarah di TPKS Simalingkar ini, Menstar Simanjuntak berharap semangat kekeluargaan, kerendahan hati, dan rasa takut akan Tuhan yang diwariskan oleh sang ayah Mayor (Purn) Mudahara Simanjuntak dan sang ibu Tiurlan br. Hutabarat terus menjadi obor penerang bagi seluruh keturunan keluarga besar Simanjuntak.(red)





















